Selasa, 07 Juni 2011

Profil Lampung

KHARATERISTIK FISIK

Letak Geografis dan Batas Administrasi.

Secara geografis Provinsi Lampung terletak antara 3045' Lintang Selatan dan 103050' – 105050' Bujur Timur dengan luas wilayah 35,376,50 km2.

Batas – batas daerah Provinsi Lampung adalah :

Sebelah Utara dengan Provinsi Sumatera Selatan,
Sebelah Selatan dengan Selat Sunda,
Sebelah Timur dengan Laut Jawa,
Sebelah Barat dengan Samudra Indonesia .

Provinsi Lampung sejak tahun 1999, terdiri dari 8 Kabupaten, 2 Kota , 82 kecamatan, dan 2.024 desa.

Tabel luas dan ibukota Kabupaten / Kota di Provinsi Lampung

Regencies Areal (Ha) Areal (Km2) %
Lampung Barat 495.040 4.950,40 15,48
Tanggamus 273.161 2.731,61 0,10
Lampung Selatan 200.701 2.007,01 7,74
Pesawaran 117.377 1.173,8 3,67
Lampung Timur 433.789 5.325,03 13,57
Lampung Tengah 478.982 4.789,82 14,98
Lampung Utara 272.563 2.724,81 8,53
Way Kanan 392.163 3.921,63 12,27
Tulangbawang 234.012 2.340,1 7,32
Tulang Bawang Barat 112.175 1.121,8 3,51
Mesuji 430.897 4.309 13,48
Pring sewu 62.500 625 1,77
Bandar Lampung 19.296 192,93 0,6
Metro 6.179 68,74 0,19

Source : Lampung In Figues, 2009

Iklim

Lampung beriklim tropis dengan angin laut lembab yang bertiup dari samudera Indonesia dengan 2 musim angin setiap tahunnya, yaitu : Angin bertiup dari arah barat dan barat laut pada bulan November sampai Maret, Angin bertiup dari arah timur dan tenggara pada bulan Juli – Agustus, rata – rata kecepatan angin ialah 5,83 km / jam.

Curah hujan di Provinsi Lampung pada tahun 1995 – 1999 berkisar antara 1,293 mm 3,130 mm pertahun. Curah hujan bulanan rata – rata terendah ialah bulan Juni dan Agustus 75,0 mm, dan tertinggi ialah bulan Maret yaitu 345,4 mm. Banyaknya hari hujan tiap bulan berkisar antara 2–27 hari. Temperatur di Provinsi Lampung berkisar antara 22,50C –32,80C dengan kelembaban berkisar antara 80%-88%.

Geomorfologi dan Topografi

Topografi daerah Provinsi Lampung dapat di bagi dalam 5 ( lima ) unit topografi yaitu berbukit sampai bergunung, berombak sampai bergelombang, dataran aluvial, dataran rawan pasang surut dan river basin.

  • Daerah berbukit sampai bergunung,
    Daerah ini meliputi bukit barisan dengan puncak tonjolan berada pada Gunung Tanggamus, Gunung Pasawaran dan Gunung Rajabasa dengan lereng curam 25% pada ketinggian rata-rata 300 m diatas permukaan air laut.
    Puncak-puncak lainnya ialah bukit pugung, bukit pesagi, sekincau yang terdapat dibagian utara dengan ketinggian rata-rata 1500 m. Daerah-daerah tersebut ditutupi vegetasi hutan primer dan sekunder.
  • Daerah berombak sampai bergelombang,
    Daerah ini miliputi Gedong Tataan, Kedaton, Sukoharjo dan Pulau Panggung di Kabupaten Lampung Selatan dan Kalirejo, Bangunrejo di Kabupaten Lampung Tengah, kemiringan daerah ini antara 8%-15% dengan ketinggian 300 m hingga 500 m dpl. Vegetasi yang menutupi daerah ini tanaman perkebunan dan pertanian ladang.
  • Daerah dataran alluvial,
    Daerah ini sangat luas meliputi Lampumg Tengah sampai mendekati pantai sebelah timur yang merupakan bagian hilir (down stream) dari sungai-sungai yang sebesar seperti Way Sekampung, Way Tulang Bawang, Way Mesuji, ketinggian daerah ini antara 25 m sampai 75 m dari permukaan laut dengan kemiringan 0% sampai 3% pada bagian pantai sebelah barat dataran alluvial menyempit dan memanjang mengikuti arah bukit barisan.
  • Dataran rawa pasang surut,
    Rawan pasang surut terdapat disepanjang pantai laut timur dengan ketinggian 0,5 m sampai 1 m, penggenangan air menurut naiknya pasang surut air laut.
  • Daerah River Basin ,
    Daerah ini meliputi River Basin Tulang Bawang, Seputih, Sekampung, Semangka dan Way Jepara.

Bila dilihat dari kelas lereng maka daerah dengan kelerengan 0-15% tergolong luas yaitu 1.165.000 ha terutama didaerah timur. Kelas lereng di Provinsi Lampung seperti yang diurai tabel berikut :

Luas Provinsi Lampung Berdasarkan Kemiringan

NO.

KEMIRINGAN

LUAS ( HA )

1.

0 – 3

947,000

2.

3 – 8

145,000

3.

8 – 15

73,000

4.

15 – 30

281,250

5.

30 – 45

237,500

6.

45

143,750

7.

Rawa

716,590

8.

Tidak ada data

786,610

Jumlah . . . . . .

3.330.700

Sumber : Lembaga Penelitian Tanah 2009


Geologi dan Tanah

Sebelah Barat Lampung adalah bagian dari Bukit Barisan yang merupakan Geantiklinal dan Sinklinal yang sebelah timurnya terdapat patahan Semangka yang panjang menyusuri Way Semangka dan Teluk Semangka serta gunung – gunung api Tanggamus, Rindingan dan Rebang. Sedimen–sedimen vulkanis menutupi lembah – lembah Suah, Gedong Surian dan Way Lima. Pada bagian utara lapisan sedimen ini mengalami pelipatan yang menghasilkan lapisan minyak bumi didalam 4 seri lapisan Palembang . Lapisan sedimen sebelah timur tertutup endapan tuffa masam dari debu gunung api di Bukit Barisan yang membentuk dataran peneplain di bagian timur Lampung. Terdapat Sukadana bosalt yang merupakan ” Plateau ” dan singkapannya tidak merata. Jenis tanah di provinsi terdiri dari dari 13 jenis dan podsolik merah kuning ( PMK ) merupakan jenis dominan sekitar 1522.336 ha kemudian latosol dan andosol. Jenis tanah di Provinsi Lampung tampak pada tabel berikut :


Jenis Tanah di Provinsi Lampung

No.

Jenis Tanah

Luas (Ha)

1.

Aluvial hidromorf

163.444

2.

Aluvial

52.386

3.

Assosiasi alluvial dan glei humus

290.218

4.

Hidromorf kelabu

79.627

5.

Regosol

80.674

6.

Andosol

209.544

7.

Renzina

8.328

8.

Podsolik coklat

31.432

9.

Latesit air tanah

8.328

10.

Latosol

719.793

11.

Assosiasi latosol dan podsolik merah kuning

97.438

12.

Podsolik merah kuning

1.522.336


Kompleks podsolik merah kuning, latosol dan litosol

67.054


Jumlah . . . . . . .

3.320.700


Sumber : Lembaga Penelitian Tanah 2009
Hidrologi dan Sumber Daya Air

Di Provinsi Lampung terdapat sungai – sungai besar yaitu Way Sekampung (panjang 256 km), Way Seputih (Panjang 249 km), Way Terusan (panjang 168 km), dan Way Tulang Bawang (panjang 132 km) dengan daerah aliran sungai berkisar antara 796 km2 hingga 1.270 km2.

Fungsi sungai umumnya di gunakan sebagai sumber bahan baku air bersih, mandi cuci kakus (MCK), pengairan dan perikanan. Terdapat rawa pasang surut di sepanjang pantai timur dan diantaranya merupakan daerah budidaya perikanan udang dan bandeng.


Penggunaan Lahan

Areal hutan di wilayah Provinsi Lampung pada tahun 1998 masih merupakan areal yang dominan yaitu 985.085 ha walaupun luas hutan terus menerus mengalami penurunan yang diakibatkan oleh perambah hutan. Luas hutan terbesar berada di Kabupaten Lampung Barat sekitar 32.19 % dari seluruh areal hutan Provinsi Lampung.

Penggunaan areal hutan yaitu sebagai hutan lindung (HLN), hutan suaka alam (HAS), hutan produksi terbatas (HPT), hutan produksi biasa (HPB), hutan produksi yang dapat di konversi (HPK) dan areas penggunaan lain (APL). Di daerah Lampung Barat juga terdapat Taman Nasional Bukit Barisan dan sebelah timur terdapat suaka marga satwa Way Kambas di Kecamatan Sukadana.

Pemukiman transmigrasi terutama di Kabupaten Lampung Selatan meliputi daerah Karangsari, Palas, Tanjungan, Kertasari, Gedung Harapan dan Natar dan di Kabupaten Lampung Tengah mencakup daerah Labuhan Maringgai, Braja Lulur, Rajabasa Lama, Wanakerto, Sumberejo, Seputih Raman hingga Seputih Surabaya.

Pemukiman Transmigrasi di Kabupaten Lampung Utara terbesar mulai dari barat yaitu daerah Mesuji, Gedong Aji, Rawapilu, Menggala, Kertasari, Bumiraharja, Beradan hingga Blambangan Umpu. Sedangkan di Kabupaten Lampung Barat hanya terdapat di sebagian pantai barat yaitu daerah Bika. Dari utara penggunaan lahan dan pengembangan daerah Provinsi Lampung 2005 tampak bahwa penggunaan untuk perkebunaan, pertanian dan transmigrasi lebih banyak di daerah Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Selatan. Penggunaan tanah untuk perkebunan dan tegalan / ladang masing – masing 20.65% dan 19.13% dari luas penggunaan tanah di Provinsi Lampung.

Luas Penggunaan Lahan di Provinsi Lampung (Ha).

No.

Kabupaten/Kota

Sawah

Pekarangan

Ladang & sejenis

Lahan Tidur

Lainnya

Jumlah

1.

LAMPUNG BARAT

16.771

12.255

57.399

20.093

388.522

495.040

2.

T A N G G A M U S

28.372

23.417

73.730

6.041

204.101

335.661

3.

LAMPUNG SELATAN

58.141

29.475

126.614

536

103.313

318.079

4.

LAMPUNG TIMUR

52.993

49.109

93.379

1.170

237.138

433.789

5.

LAMPUNG TENGAH

65.756

47.677

144.607

2.103

218.839

478.982

6.

LAMPUNG UTARA

13.001

25.316

89.940

3.068

141.238

272.563

7.

WAY KANAN

16.040

36.258

103.569

37.715

198.581

392.163

8.

TULANG BAWANG

109.347

36.856

175.364

14.977

440.540

777.084

9.

BANDAR LAMPUNG

1.021

8.875

3.364

796

5.240

19.296

10.

M E T R O

2.795

2.507

290

--

587

6.179


JUMLAH . . . . . . .

364.237

271.745

868.256

86.499

1.938.099

3.528.836


Sumber : Lampung Dalam Angka 2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar